Blogger Widgets

JAM

Rabu, 20 November 2013

tugas 2


TUGAS 2


1. Kualitas Karya Tulis ditentukan oleh beberapa aspek,yaitu :
a.      Topik yang Menarik
b.     Mudah dipahami oleh pembaca
Coba anda jelaskan kedua aspek ini !
Jawab :
a.      Topik yang menarik
Yang sangat di perlukan dalam karya tulis adalah Judul. Di mana Judul tersebut harus di buat semenarik mungkin agar pembaca semakin tertarik untuk memahami karya tulis yang telah dibuat oleh penulis. Akan tetapi Judul tidak saja harus mengandung pengertian yang tepat untuk melukiskan seluruh isi karya tulis tetapi syarat-syarat untuk berhubungan dengan gramatikapun harus terpenuhi. Judul harus dapat mencakup ide yang paling pokok dari seluruh isi karya tulis tersebut.
b. Mudah dipahami oleh pembaca

Agar tulisan mudah dipahami, penulis harus menggunakan tata bahasa yang baik dan benar. Penjelasannya tidak terlalu berbelit-belit, melainkan singkat padat dan jelas. Dapat dipahami oleh semua kalangan yang membacanya. Hindari penggunaan teks yang terlalu banyak sehingga dapat membuat bosan pembacanya. Sebaiknya gunakan kombinasi gambar dan warna dalam setiap penulisan

Minggu, 03 November 2013

10. Masalah Buruh & Subsidi BBM Jadi Risiko Ekonomi Tahun Ini

Jakarta - Memasuki tahun baru 2013, belum berarti permasalahan tahun lalu bisa dihentikan pada akhir tahun 2012. Permasalahan ekonomi yang fundamental antaralain soal beban subsidi BBM, infrastruktur dan masalah hubungan industrial masih 'menghantui' ekonomi di 2013. Pengamat ekonomi Drajad Wibowo menyatakan pemerintah Indonesia perlu mewaspadai beberapa hal yang belum terselesaikan pada tahun lalu sehingga bisa memberikan dampak pada perekonomian tahun 2013.
Pertama, besarnya beban subsidi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menguras anggaran negara sehingga mengurangi belanja untuk pembangunan infrastruktur. Dampaknya, infrastruktur negara masih belum dapat diperbaiki sehingga menghambat arus barang.
"Saya ingin menekankan ada risiko yang jarang diperhatikan, tapi dampaknya bisa besar terhadap stabilitas makro melalui neraca perdagangan. Pertama, risiko penyumbatan lalu lintas barang akibat infrastruktur jalan yang jelek. Jalan di Indonesia sudah amat sangat tidak memadai dalam menghadapi lalu lintas barang dan orang yang meningkat pesat. Kita sangat jauh tertinggal untuk menutup gap ini," ujarnya kepada detikFinance, Selasa (1/1/2013).
Untuk itu, lanjut Drajad, pemerintah harus mampu mengurangi belanja subsidi BBM ini secara drastis. Selain itu, terdapat risiko memburuknya hubungan industrial yaitu kenaikan upah yang jauh lebih besar dari kenaikan produktivitas yang dapat menyebabkan para pengusaha lari ke negara tetangga Indonesia.

ANALISIS :
Menurut saya, pemerintah harus lebih memperhitungkan anggaran untuk infrastruktur jalan dibanding pemerintah harus mengerahkan sebagian besar anggaran negara untuk subsidi BBM yang masih dimanfaatkan oleh golongan atas dimana seharus nya BBM bersubsidi tersebut dikhususkan untuk golongan bawah.
Banyak juga resiko yang terjadi akibat minim nya sarana lalu lintas di Indonesia, angka kecelakaan yang cukup tinggi pun tidak bisa dihindari. Tidak hanya untuk pengguna kendaraan pribadi yang harus was-was dijalan tetapi para pengusaha yang mengandalkan jalur darat sebagai kelancaran usaha mereka pun cukup khawatir dengan keadaan lalu lintas sekarang,

9. WOW! 'EARTH HOUR' MAMPU HEMAT 462 MW LISTRIK


Jakarta - PT PLN (Persero) mengungkapkan program kampanye global 'earth hour' berhasil menghemat pemakaian listrik hingga 462 MW di Jawa, Bali dan Sumatera. Menurut Senior Manajer Komunikasi Korporat PT PLN (Persero), Bambang Dwiyanto, program 'earth hour' atau pemadaman listrik yang dijalankan serempak Sabtu malam (31/3/2012) selama 1 jam dari pukul 20.30 sampai 21.30 telah menghemat pemakaian listrik jumlah besar.
“Beban listrik di Jawa Madura Bali (Jamali) turun sekitar 350 Mega Watt (MW) dan beban listrik di Sumatra turun sekitar 112 MW,” imbuh bambang dalam keterangan tertulisnya kepada detikFinance, Minggu (1/4/2012).
Menurut Bambang, beban listrik (pemakaian) di Jawa Madura Bali (Jamali) pada hari Sabtu malam normal sebelum program 'earth hour' sekitar 17.516 MW dan pada saat Earth Hour tadi malam berada di kisaran 17.166 MW. Sedangkan beban listrik Sumatra normal di Sabtu malam sekitar 3.435 MW dan pada saat 'earth hour' tadi malam bebannya di kisaran 3.323 MW.
“Sedangkan penurunan beban di wilayah Indonesia Timur, saat ini masih dalam proses pengumpulan data karena sistem kelistrikannya tersebar dan isolated (terpisah-pisah) kecil kecil,” tegasnya.
Dari program earth hour tadi malam itu, PLN merilis penghematan pemakaian listrik mencapai 462 MWh (Mega Watt hour) atau senilai Rp 508 juta, dengan asumsi rata-rata biaya produksi listrik adalah Rp 1.100/kWh.

ANALISIS :  
Earth hour merupakan sebuah kegiatan global yang diadakan oleh WWF (World Wide Fund for Nature, juga dikenal sebagai World Wildlife Fund) dan diadakan pada Sabtu terakhir bulan Maret setiap tahunnya yang meminta rumah-rumah dan perkantoran untuk memadamkan lampu dan peralatan listrik yang tidak perlu selama satu jam untuk meningkatkan kesadaran atas perlunya tindakan terhadap perubahan iklim.Top of Form

Top of Form
Top of Form

8. Aturan uang muka 30% KPR di nilai tidak adil

Jakarta - Ketentuan down payment (DP) alias uang muka 30% KPR pada industri perbankan dianggap pengembang tidak adil. Alasan pencegahan bubble dengan pengetatan aturan uang muka oleh Bank Indonesia (BI) pun dianggap tidak masuk akal. Industri properti Indonesia jauh dari bubble dari format pembiayaan rumah tidak kembali diagunkan seperti yang terjadi di Amerika Serikat. Ketua Umum REI, Setyo Maharso menilai, batasan tipe 70m2 yang terkena aturan DP 30% dianggap kurang tepat. Pasalnya ini berlaku nasional, sedangkan skala ekonomi tiap daerah tentu berbeda. Harga tipe 70 m2 di pusat kota tentu berbeda dengan wilayah perbatasan atau daerah. Ragam harga bisa terbentuk berdasarkan PDB daerah. Jakarta, Medan, ataupun Sulawesi tentu berbeda.
"Ini tidak adil. Mereka (BI) melihat Jabodetabek. Padahal ini berlaku seluruh Indonesia," kata Setyo di sela-sela gala dinner perayaan ulang tahun ke-40 REI, di Manado, Sabtu (31/3/2012) malam. Ia menambahkan, ketentuan BI harusnya berdasarkan nilai rumah dan tegas berlaku untuk kelas menengah. Bukan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
"Dengan tipe 70 m2 di luar Jawa bisa Rp 300 juta-Rp 400 juta. Kalau di DKI paling dapat tipe 36 m2-40 m2. Harusnya tidak dengan luasan. Tapi harga," ucapnya. "Masak dengan harga yang jauh lebih murah dia harus DP 30%. Usulannya harusnya dipatok harga misal Rp 700 juta atau Rp 1 miliar sekalian," paparnya.
Seperti diketahui, ketentuan DP pada KPR dan KKB diatur dalam Surat Edaran (SE) BI Nomor 14/10/DPNP per 15 Maret 2012 tentang penerapan manajemen risiko pada bank yang melakukan pemberian kredit kepemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB). Aturan ini berlaku efektif 15 Juni 2012.
·         Pengaturan Loan to Value (LTV) pada KPR:
LTV paling tinggi 70% untuk kredit kepemilikan rumah dengan kriteria tipe bangunan di atas 70 m2. Pengaturan mengenai LTV dikecualikan terhadap KPR dalam rangka pelaksanaan program perumahan pemerintah. Rasio Loan to Value (LTV) dalam Surat Edaran Bank Indonesia ini merupakan angka rasio antara nilai kredit yang dapat diberikan oleh Bank terhadap nilai agunan pada saat awal pemberian kredit.

ANALISIS :

Penerapan DP sebesar 30% dirasa berat oleh masyarakat. Hal ini ditunjukkan para nasabah calon pengguna KPR meski merogoh kocek lebih besar untuk DP alias self financing dari rumah. Ketika misalkan saja harga rumah Rp 100 juta. Maka bank maksimal dapat memberikan pembiayaan Rp 70 juta seiring dengan rasio LTV yang sebesar 70%. Oleh karena itu, nasabah mesti mempunyai dana sekitar Rp 30 juta untuk DP atau self financing.

7. KEBUTUHAN REVITALISASI KOPERASI 2012 RP. 1,75 TRILIUN


Kementerian Koperasi dan UKM membutuhkan dana sedikitnya Rp1,75 triliun untuk program revitalisasi koperasi di Indonesia yang akan dimulai pada 2012. Menteri KUKM Syarifuddin Hasan menyebutkan nilai tersebut baru untuk memenuhi kebutuhan bantuan pembiayaan revitalisasi koperasi tidak aktif, yang secara nasional jumlahnya diprediksi lebih dari 35.000 unit.
“Kebutuhan dananya jauh lebih besar dari itu,” ujarnya usai membuka Cooperative dan Halal Fair di Lapangan Gasibu, hari ini. Menurut dia, koperasi tidak aktif akan menjadi prioritas  program revitalisasi koperasi kementrian pada tahun depan. Kementerian akan menekan jumlah koperasi yang tidak aktif dalam empat tahun ke depan.
“Kalau diasumsikan bahwa koperasi yang tidak aktif secara nasional mencapai 35.000 unit dan masing-masing membutuhkan bantuan Rp50 juta untuk revitalisasi, bisa dihitung berapa kebutuhannya. Itu baru kebutuhan minimal,” jelasnya.
Berdasarkan data Kementrian KUKM, saat ini jumlah koperasi secara nasional mencapai 186.907 unit, tumbuh 20,1% dibandingkan dengan dua tahun lalu yang jumlahnya mencapai 154.964 unit. Dari jumlah tersebut, 19% di antaranya dalam kondisi tidak aktif.
Syarif menjelaskan, kementerian akan menggandeng pihak swasta untuk membantu revitalisasi koperasi ini, mengingat anggaran dalam APBN tidak akan mencukupi.
“Selama ini kemampuan APBN hanya bisa menutupi 18% dari kebutuhan. Kementerian belum mengetahui pastinya berapa kebutuhan revitalisasi koperasi,” katanya. Namun dipastikan, pembahasan anggaran untuk revitalisasi 2012 sudah berlangsung, dan angkanya baru bisa diketahui pada Mei 2012.


ANALISIS :
Sektor koperasi merupakan salah satu faktor yang penting dalam dunia ekonomi masyarakat. Sejak jaman dahulu koperasi menjadi tonggak awal jalannya perekonomian masyarakat Indonesia. Namun yang terjadi saat ini banyak koperasi yang tidak berjalan secara optimal. Hal ini menjadi tugas kita semua untuk merevitalisasi atau mengoptimalkan kmbali peran koperasi di tengah perekonomian masyarakat.

6. Delapan Pasar Tradisional di Jember Terancam Bangkrut


Kondisi delapan pasar tradisional di Jember sungguh memprihatinkan. Menurut catatan Dinas Pasar Pemkab Jember, setidaknya ada delapan pasar tradisional yang terancam gulung tikar. Secara perlahan, jumlah pedagang di delapan pasar tersebut terus berkurang. Bahkan, ada pasar tradisional yang hanya dihuni seorang pedagang. Delapan Pasar tersebut meliputi Pasar Tegal Boto di Jalan Nias. Hanya tinggal seorang pedagang yang tetap eksisi di pasar itu. Kemudian, Pasar tegalboto; Pasar Sukorejo; Pasar Tegal Besar: Pasar Petung, Kecamatan Bangsalsari; Pasar Sukosari, Kecamatan Sukowono; Pasar Menampu, Kecamatan Gumukmas; Pasar Patrang; dan Pasar Bungur Kecamatan Patrang.
Menurut Kepala Dinas Pasar Jember Hasi Madani, jumlah pedagang di delapan pasar tradisional tersebut menurun tajam. “Di Pasar Tegalboto, hanya tinggal satu pedagang,”Ungkap Hasi. Itu sungguh memprihatinkan. Sebab, Pasar tradisional sebelumnya menjadi pusat perdagangan warga sekitar.
Mantan kepala dinas pendidikan itu menambahkan, pasar sukorejo hanya dihuni sekitar 50 persen pedagang. Sementara itu, pasar Tegalbesar hanya tinggal 30 persen, Pasar Petung 25 persen, Pasar sukosari 40 persen, Pasar Menampu 50 persen, Pasar Patrang 50 persen, dan Pasar Bungur 50 persen. “


ANALISIS :
Sangat ironis jika melihat nasib pasar tradisional saat ini, Banyak pasar tradisional yang terancam tutup. Mereka kini hidup segan mati tak mau. Persaingan dengan pasar modern yang semakin menjamur dan factor lainnya menyebabkan hal-hal diatas. Jumlah pedagang di pasar tradisional terus berkurang karena jumlah pembeli juga berkurang. Banyak dagangan di pasar tradisional yang tidak laku. Daripada terus merugi, banyak pedagang di pasar tradisional yang beralih profesi atau beralih berdagang ke tempat lain. Sudah saatnya pemerintah memperhatikan pasar tradisional dan mengoptimalkan kembali hal ini karena pasar tradisional adalah jantung ekonomi masyarakat.


5. Peranan perdagangan internasional dalam perekonomian Indonesia

Hubungan perdagangan yang dibina antara satu Negara dan Negara lainya akan manimbulkan manfaat secara ekonomi maupun nonekonomi. Baik pengaruh ekonomis maupun non ekonomis dapat berdampak positif maupun negative bagi suatu Negara.
Pengaruh Ekonomis
Pengaruh perdagangan internasional pada kegiatan konsumsi dan produksi.
·         Pengaruh Ekonomis pada kegiatan Kegiatan konsumsi
Pengaruh ekonomis perdagangan internasional pada kegiatan konsumsi, antar lain berupa semakin banyaknya jumlah serta pilihan barang yang dapat dikonsumsi. Jika kamu berjalan-jalan di supermarket atau took swalayan, kamu akan melihat berbagai jenis barang yang dipajang. Coba perhatikan kemasan suatu barang dengan teliti. Di sana, biasanya tercantum keterangan tempat asal Negara dari barang tersebut.
·         Pengaruh Ekonomis pada kegiatan produksi
Perdagangan internasional memberikan pengaruh yang besar pada kegiatan produksi. Kita sebelumnya sudah mambahas bahwa perdagangan internasional akan mendorong setiap Negara melakukan spesialisasi sesuai dengan keungulan yang dimilikinya. Spesialisasi yang didasarka pada keungulan, akan membuat suatu Negara berusaha memproduksi dalam kualitas yang lebih baik serta jumlah lebih banyak.

Spesialisasi juga akan mendorong peningkatan produktivitas atau keahlian pekerja. Seorang tukang kayu, misalnya, hasil kerjanya dalam menebang kayu akan lebih baik daripada jika dikerjakan seorang pegawai bank yang tidak pernah menebang kayu. ilustrasi tersebut sama dengan spesialisasi dalam suatu Negara. Semakin spesialis produksi suatu Negara maka semakin tinggi kualitas dan produktivitasnya. Peningkatan produktivitas berarti pekerjaanyalebih baik dan cepat sehingga produksi lebih banyak dan berkualitas. Misalnya, orang swiss terkenal sebagai ahli membuat jam tangan selama berabad-abad. Perdagangan internasional mendorong swiss menspesialisasikan diri untuk mengembangkan industry jam tangannya. Hasilnya sampai saat ini, kualitas jam tangan dari swiss tetap diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
Pengaruh Nonekonomis

            Selain pengaruh langsung yang bersifat ekonomis, perdagangan internasioanl juga membawa pengaruh yang tidak langsung dan bersifat nonekonomis. Pengaruh nonekonomis perdagangan internasional meliputi aspek budaya, aspek pendidikan, aspek politik, dan aspek militer.
a.       Perdagangan internasional dapat membuka hubungan budaya antarnegara yang melakukan perdagangan, misalnya dengan mengadakan pertukaran seni budaya antarnegara.
b.      Dalam aspek pendidikan, perdagangan internasional dapat meningkatkan hubungan beasiswa untuk belajar di suatu Negara, atau memberikan bantuan untuk membangun sekolah-sekolah di Negara yang kurang mampu.
c.       Aspek politik dari perdagangan internasional ialah meningkatnya jalinan kerja sama antarnegara yang berdagang.
d.      Perdagangan internasional dapat menjadi pintu pembuka untuk kerja sama antarnegara dalam bidang militer, misalnya untuk mengawasi penyelundupan baran-barang terlarang dan pembajakan yang dapat merugikan kedua belah pihak.

ANALISIS :

 sudah tentu akan banyak hal positif dengan adanya perdagangan internasional, antara lain adalah barang yang tersedia di pasar bukan hanya berasal dari dalam negeri tetapi juga dari luar negeri. Kita jadi memiliki lebih banyak pilihan barang yang akan kita konsumsi. Meskipun, uang yang kita miliki sama, namun pilihan barang yang dapat kita beli dengan uang tersebut akan tersedia lebih banyak.