Blogger Widgets

JAM

Senin, 31 Maret 2014

TUGAS SOFTSKILL BAHASA INGGRIS

Rising Oil Price a Boon for the US Economy
According to the investors, the high-ceilinged oil price has come up with positive news for the U.S. economy (Future Tense). The price rose because of the fact that the private sector added almost 111,000 jobs today (Simple Present Tense). The Automatic Data Processing reported that the service industries got plenty of benefits (Simple Present Tense). 
As a result of soaring oil prices, Benchmark crude rose by 32 cents to end the day at $92.51 per barrel in New York, while Brent crude lost 20 cents to finish at $109.34 a barrel in London (Simple Present Tense). After a two-day meeting of the Federal Reserve, which doesn’t announce any new policy, the prices on oil may slip a little bit (Past Perfect Continuous Tense)
The studies depicted that the decision taken by the Fed has a greater impact on oil prices next year (Future Tense) . Last year the Fed decision supported the prices of oil as well drained $600 billion into a bond-buying program (Past Continuous Tense). Hence, such things influenced the currency and commodity markets (Simple Present Tense) . As a result of alteration in oil price, Benchmark crude mounted 20% higher in 2010 ( Past Tense).
Despite the fact that consumers are ready to spend more, it is a very difficult task to manage downside risk (Simple Preset Tense). Therefore, the economy lost its importance in today's commodity markets (Simple Preset Tense). If the economy stays standstill, then the central bank assures to take a leap step next year (Future Tense).
As mentioned by the Energy Information Administration, the prices on U.S. oil and gasoline climbed up in the last week in October 2011 because of less demand for oil (Past Tense). Another point to note down here is that the demand for distillate supplies that include diesel and heating oil dropped enormously last year (Past Continuous Tense). However, the demand for distillate supplies, especially in foreign countries resulted to increase in export (Simple Present Tense).
The demand for diesel is escalating because farmers require the fuel for harvesting this year (Simple Present Tense). In North America and the U.S. industry, many energy companies drilling operations expand oil and natural gas currently (Simple Present Tense).
The retail price on diesel has increased 80.1 cents higher per gallon. Its price will keep on rising because of the existing market scenario (Simple Present Tense). According to, Wright Express and Oil Price Information Service, gasoline prices fell less than a penny to a national average of $3.432 per gallon currently (Simple Present Tense). The price of gasoline is soaring at $4 per gallon. However, a gallon of regular oil is available at reasonable rate (Simple Present Tense).
According to the energy trading, the heating oil lost 3.72 cents to end at $3.0007 per gallon last year ( Past Tense). Gasoline futures finished at $2.6272 per gallon ( Future Tense). Natural gas lost 3.2 cents to end at $3.749 per 1,000 cubic feet last year ( Past Tense).

Selasa, 31 Desember 2013

TULISAN BAHASA INDONESIA

Perekonomian Indonesia Terus Saja Tergerus Jatuh

Dilaporkan oleh Standard Chartered Bank bahwa nilai fundamen ekonomi Indonesia terus terlihat menurun. Para Investor luar negeri melihat risiko ekonomi dan politik di negeri ini terus menanjak naik.
Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi itu berurutan sesuai revisi yang dinilai oleh Bank Dunia. Ini terjadi bersamaan dengan semakin dalamnya resesi ekonomi Eropa dan terus melambatnya perekonomian dari negara-negara berkembang.
Fauzi Ichsan selaku Managing Director and Senior Economist Standard Chartered Bank menyatakan, ini menjadikan persepsi dari para investor semakin menjadi negatif dikarenakan terlalu larutnya keputusan tentang rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
”Tanpa kejelasan mengenai kebijakan energi pemerintah, subsidi BBM bakal terus membebani anggaran pemerintah dan neraca transaksi berjalan,” ujar Fauzi
Pihak Standard Chartered akan merevisi kembali proyeksi transaksi berjalan Indonesia untuk tahun 2013 menjadi 20 miliar dollar AS (sekitar -2,1 persen dari produk domestik bruto/PDB nominal) dari sebelumnya 14 miliar dollar AS (-1,5 persen dari PDB nominal). Ini terkait dengan prediksi pemulihan harga komoditas di pasar internasional masih akan berjalan lambat, sementara sekitar 55 persen ekspor Indonesia berbasis komoditas.
Rupiah diperkirakan akan tetap tertekan sepanjang tahun ini karena risiko meningkatnya inflasi, terutama karena kenaikan harga BBM. Itu terjadi juga seiring lambatnya respons kebijakan moneter Bank Indonesia dan kekhawatiran pasar terhadap defisit neraca transaksi berjalan.
”Kami merevisi proyeksi nilai tukar rupiah ke Rp 9.950 per dollar AS pada akhir triwulan kedua 2013, Rp 9.900 per dollar AS pada akhir triwulan ketiga 2013, dan Rp 9.800 per dollar AS pada akhir triwulan keempat 2013,” kata Fauzi.
  
ANALISIS :
Dalam laporan Global Economic Prospects yang dirilis Selasa lalu, Bank Dunia menyatakan, negara-negara maju belum akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi global dalam beberapa tahun ke depan. Pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan hanya akan tumbuh 2,2 persen atau melambat jika dibandingkan dengan realisasi pertumbuhan ekonomi tahun lalu yang sebesar 2,3 persen. Pada awal tahun ini, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global akan tumbuh sekitar 2,4 persen pada tahun 2013.
Bank Dunia menyebutkan tingkat inflasi di indonesia harus diperhatikan secara serius.
Di pasar modal, Bank Dunia melihat valuasi saham di Indonesia bersama Thailand, Laos, dan Filipina sudah terlalu tinggi. Ini terlihat dari rasio harga saham dan laba perusahaan 17-21 kali. Potensi ambil untung oleh investor pun terlihat.


TULISAN BAHASA INDONESIA

Menko Perekonomian :

 Menteri ESDM Bertugas Mengumumkan BBM


Menko Perekonomian - Pada saat berlangsungnya acara Musrembangnas (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional) yang berlangsung Hari Selasa Lalu di Jakarta, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membatalkan pengumuman tentang kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak). Hal ini dikarenakan pengumuman tentang keputusan kebijakan ini dibebankan kepada Menteri ESDM.
Ungkapan senada juga disampaikan oleh Menko Perekonomian, Hatta Rajasa yang mengatakan bahwa yang akan mengumumkan kebijakan resmi yang telah diputuskan mengenai BBM tersebut akan menjadi tugas Menteri ESDM.
Hatta Rajasa menegaskan di saat pembukaan Acara Musrembangnas tersebut,"Presiden nggak akan umumkan kenaikan BBM bersubsidi sekarang. Itu terlalu tekhnis, lagipula itu tugasnya Menteri ESDM yang akan mengumumkan. Di acara ini (Musrembangnas), Presiden hanya akan bicara soal ekonomi Indonesia secara umum seperti bagaimana menjaga kekuatan fiskal kita dan lainnya."
Sayangnya, mengenai waktu kapan pengumuman itu akan dilakukan terkait dengankebijakan BBM bersubsidi tersebut tidak disebutkan oleh Hatta Rajasa. Beliau hanya berkata supaya kita semua menungu pengumuman tersebut.
Disamping itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan bahwa kemungkinan pengumuman akan dilakukan setelah adanya pemberitahuan tentang kesiapan kompensasi yang akan diberikan pada rakyat tentang BBM bersubsidi ini.

ANALISIS:
Keinginan dari pemerintah kita adalah agar setelah diberlakukannya harga Bahan Bakar Minyak bersubsidi yang baru ini, maka kompensasi untuk rakyat miskin tetap bisa disalurkan. 
Tidak boleh ada gap, maka tergantung dana kompensasi siap, pemerintah sudah siap rencananya. Rencananya apa saja, berapa lama akan segera disampaikan ke DPR RI dalam bentuk RAPBN-P 2013. Beliau berharap mengenai pembahasan RAPBN-P 2013 dengan pihak DPR dapat rampung di bulan Mei ini.


TULISAN BAHASA INDONESIA

Inilah Mengapa Perekonomian Amerika Unggul di Dunia

Perekonomian Amerika – Perekonomian Negara Amerika merupakan salah satu sistem perekonomian yang memiliki pengaruh penting dalam sejarah perekonomian dunia. Bahkan dengan segala pengaruhnya tersebut yang menyeluruh di muka bumi ini menjadikan Amerika sebagai negara yang menjadi panutan bagi negara lain khususnya dalam hal pembangunan sistem perekonomian. 
Pada awalnya, perekonomian Amerika tidak berbeda jauh dari negara lainnya. Namun karena rakyat Amerika menjunjung tinggi pengabdian terhadap kepentingan demokratis yang akhirnya menjadikan negara ini sebagai negara yang kuat dalam berbagai bidang di banding negara lain, termasuk dalam bidang perekonomian. 
·        Pengaruh Perekonomian Amerika Terhadap Perekonomian Dunia
Secara umum jika ditarik pengertian dari perekonomian Amerika, maka dapat disimpulkan bahwa perekonomian Amerika merupakan sebuah struktur perekonomian yang dibangun oleh negara Amerika dengan begitu baik , sehingga banyak negara yang mengikutinya. Dimulai sejak akhir dari perang dunia ke II, Amerika menjelma menjadi negara yang dijuluki adidaya dan adikuasa karena mampu menguasai berbagai bidang perekonomian.
Salah satu bukti kekuatan perekonomian Amerika adalah adanya mata uang Dolar AS yang merupakan mata uang terbesar yang menjadi tolak ukur nilai tukar terhadap mata uang lainnya di dunia. Tingginya nilai dollar dibanding dengan nilai mata uang dari negara lainnya juga termasuk salah satu hal yang mendorong penguatan sistem perekonomian mereka.

ANALISIS :

Yang menjadi dasar kuatnya perekonomian Amerika Serikat sebenarnya dimulai pada saat Perang Dunia ke I. Dari berbagai sumber yang kami dapat ternyata di saat itu Amerika menyusun strategi untuk mengatur perekonomiannya dengan baik kuat dimana negara – negara lain justru banyak sekali mengeluarkan dana karena perang Dunia I tersebut. Dengan strategi yang matang, Amerika benar – benar mengontrol perekonomian mereka sambil terus melakukan berbagai strategi untuk menguatkan perekonomian mereka. Hanya saja yang menjadi saingan Amerika saat itu hanya ada satu negara saja, yaitu Uni Soviet.
Meskipun demikian, negara – negara lain banyak berkiblat ke Amerika Serikat untuk mencontoh cara mereka membangun sistem perekonomian yang kuat. Dan memang pantaslah Amerika itu disebut negara adidaya dan adikuasa.

TULISAN BAHASA INDONESIA

MENGENAI BBM
PEMERINTAH BERPIHAK PADA RAKYAT KECIL
Berita Ekonomi - Dalam proses pengkajian yang dilakukan oleh Pemerintah mengenai BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi yang masih terus dilakukan sampai saat ini, pemerintah berjanji untuk lebih berpihak dan mendahulukan kepentingan rakyat kecil.
Hatta Rajasa selaku Menko Perekonomian juga berkomentar positif terhadap hal ini. Secara umum beliau mengatakan bahwa untuk menentukan suatu kebijakan harus diusahakan kebijakan tersebut memberikan efek yang sangat positif dan dapat meminimalisir dampak sosial seperti inflasi dan kemiskinan.
Saat ditemui di Kantor Kementrian Perekonomian pada 12 April yang lalu, beliau berkata"Karenanya opsi kenaikan tidak bagitu jadi pilihan karena terlalu memberikan dampak buruk bagi masyarakt tidak mampu."
Di lain pihak, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ternyata telah berpesan kepada Agus Martowardojo selaku Menteri Keuangan yang isi pesan tersebut adalah agar yang menjadi perhatian utama adalah mengurangi konsumsi BBM bersubsidi bagi masyarakat dari kalangan yang kaya dan menjaga pada masyarakat miskin. "Jadi itu adalah sesuatu yang jadi pegangan utama," tegasnya.

ANALISIS:

Dalam pembuatan dan penentuan suatu kebijakan bukanlah hal yang gampang dikarenakan saat penerapannya nanti harus betul - betul aman karena dampaknya menyangkut hajat hidup orang banyak, hajat hidup masyarakat Indonesia tentunya. Kalau implementasinya tidak rapi, nanti niat yang baik itu akan kurang hasilnya. Yang perlu diketahui masyarakat, opsi mana pun yang diambil itu selalu ada plus minus jadi tidak ada opsi yang semuanya plus, semuanya enak, itu nggak bisa. Asal opsi yang diambil pasti ada sulitnya, ada minusnya ini harus dimengerti oleh masyarakat.

TULISAN BAHASA INDONESIA

DAMPAK GLOBALISASI DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA

Dampak Globalisasi - Globalisasi ialah bebasnya keterkaitan sosial dan saling membutuhkan antar wilayah negara di dunia bahkan antar manusia sehingga semakin menyempitkan batas - batas antar Negara. Sedangkan menurut Achmad Suparman, globalisasi merupakan suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah. Maka dari itu timbul harapan kepada masyarakat dan pelaku industri yang harus siap menemui pengaruh yang terjadi dari globalisasi terutama pengaruh globalisasi pada ekonomi Indonesia.
Salah satu contoh globalisasi yang bisa kita rasakan saat ini adalah pasar bebas. Tentu hal ini tak terlepas dari pengaruh yang akan ditimbulkan baik positif dan negatif. Pengaruh postif globalisasi diantaranya :
  • Meningkatnya produksi global.
  • Dapat meningkatkan taraf ekonomi suatu negara
  • Mendapatkan lebih banyak modal dan pengetahuan yang lebih baik
  • Terciptanya pandangan yang lebih terbuka di segala aspek kehidupan
Sedangkan pengaruh negative yang akan timbul karena globalisasi adalah sebagai berikut :
  • Meningkatnya tingkat konsumtif masyarakat
  • Tidak tersaringnya kebebasan informasi
  • Berkurangnya nilai budaya lokal
  • Mengganggu Sektor industri
  • Kacaunya neraca pembayaran
  • Mempersulit sektor ekonomi jangka panjang 
Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia.
  1. Semakin sering beroperasinya kapal-kapal tanker yang mendistribusi barang antar negara.
  2. Makin sempitnya ruang dan waktu yang ditandai oleh pesawat telepon, satelit dan internet.
  3. Ketergantungan pasar dan produksi ekonomi di berbagai negara dunia, bertambahnya pengaruh perusahaan multinasional dan organisasi semacam World Trade Organization (WTO).
  4. Bertambahnya intensitas interaksi kultural ditandai berkembangnya media massa.
  5. Melonjaknya problema universal, contohnya masalah lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi dan lain-lain.

ANALISIS :
Dalam persaingan di era globalisasi, menuntut produk yang dapat menunjukkan kualitas dan kreasinya. Oleh karena itu para pelaku pasar industri diharapkan mau dan mampu belajar memperluas pengetahuan serta berpikiran terbuka dengan tidak melupakan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Mari coba kita lihat bentuk nyata globalisasi ekonomi di Indonesia adalah mulainya CAFTA (China Asia Free Trade Assosiation) beroperasi dimana diberlakukan impor komoditas China. Ditambah lagi berlakunya perjanjian penghapusan tarif impor, disitu dapat kita rasakan betapa pasar saat ini yang dibanjiri oleh produk China. Namun jika kita sadar sebenarnya Indonesia harus bisa belajar dari China. Mereka yang sangat pandai meniru produk dan membuatnya labih baik daripada yang ditiru merupakan kunci keberhasilan China selama ini.

Tak perlu menyalahkan siapapun atas ketidakdigdayaan Indonesia dalam menghadapi pasar global saat ini. Yang diperlukan adalah bagaimana cara kita untuk segera menyadari dan berubah menjadi lebih baik lagi. Jadikan anggapan masyarakat dunia bahawa orang Indonesia kaya akan inovasi, kreasi dan mau bekerja keras serta pantang menyerah bahwa itu semua benar.


TULISAN BAHASA INDONESIA

Pertamina Luruskan Persepsi soal RFID

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemasangan radio frequency identification(RFID) oleh pemilik mobil-mobil mewah mendatangkan komentar sinis. Tak sedikit pula dari kalangan pejabat mengatakan bahwa mobil-mobil tersebut masih ingin menenggak bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya menegaskan, sistem RFID tidak hanya ditujukan untuk kendaraan yang biasa menerima BBM bersubsidi, tetapi juga mandatory semua kendaraan tanpa kecuali.
"Kendaraan yang dipasang RFID tidak berarti dia dapat BBM bersubsidi. Ada  kesalahan persepsi kalau pasang RFID pasti dapat BBM bersubsidi. Itu bisa kita setting, justru kita block. Mobil Pertamina saja semua pasang, tapi semua diblok tidak bisa (premium) keluar," jelas Hanung di Jakarta, Selasa (31/12/2013).

ANALISIS :

Apa yang disampaikan Hanung sebelumnya telah disampaikan oleh Vice Predisent Fuel Retail Pertamina Muhammad Iskandar, Kamis (5/12/2013). Iskandar menuturkan, mobil-mobil mewah yang memasang RFID, konsumsi BBM subsidinya akan dibatasi. Bahkan, alat ini bisa juga didesain agarnozzle di SPBU tak mengeluarkan premium untuk mobil tersebut.